Software penjadwalan tenaga kerja pertanian untuk regu lapangan
Regu disusun per petak lahan dan per musim, jam kerja dicatat di lapangan, dan biaya upah yang bisa Anda bebankan ke panen.


Rencanakan per petak dan per pekerjaan, bukan per minggu kantor
Sepekan di kebun ditentukan oleh tanaman, cuaca, dan mesin, dan rencananya berubah pada pagi hari saat pekan itu dimulai. Menyusun rencana per petak dan per jenis pekerjaan, bukan menurut rotasi tetap, membuat jadwal tetap dekat dengan kebutuhan lahan.

Catat jam kerja di tempat yang tidak punya kantor
Tidak ada yang absen di meja kerja di sebuah kebun. Mencatat mulai, selesai, dan istirahat dari ponsel memasukkan jamnya ke sistem pada hari yang sama, bukan ke lembar kertas yang diisi dari ingatan di akhir pekan.

Tambah orang saat panen dan kurangi lagi setelahnya
Pekerja musiman adalah keadaan biasa, bukan pengecualian. Departemen memisahkan pekerja tetap, pekerja musiman, dan borongan, sementara semuanya tetap berada di satu rencana.

Hitung biaya musim ini selagi berjalan
Upah adalah biaya variabel terbesar di kebanyakan kebun dan yang paling sulit dibebankan. Mengelompokkan jam tercatat per petak dan per pekerjaan mengubah satu tagihan upah menjadi angka yang bisa Anda letakkan di sebelah hasil panen.
Mulai dengan Paket Gratis
Tanpa batas waktu. Akses penuh ke fitur inti, upgrade saat Anda siap.
Mengapa tenaga kerja pertanian menolak penjadwalan biasa
Tiga hal membuat perencanaan tenaga kerja pertanian menjadi persoalan tersendiri. Rencananya ditentukan oleh cuaca dan oleh tanaman, bukan oleh kalender operasional. Jumlah pekerjanya membengkak dan menyusut lima kali lipat atau lebih antar musim. Dan tidak ada kantor, tidak ada mesin absensi, dan sering tidak ada sinyal yang bisa diandalkan di tempat pekerjaan berlangsung.
Satu saja dari ketiganya sudah cukup mematahkan alat yang dirancang untuk toko atau pusat panggilan. Digabungkan, ketiganya menjelaskan mengapa begitu banyak kebun masih berjalan dengan lembar kertas dan satu panggilan telepon, dan mengapa tagihan upah tiap bulan datang sebagai satu angka yang tidak bisa dirinci siapa pun.
Petak dan jenis pekerjaan sebagai satuan
Merencanakan per orang menghasilkan daftar. Merencanakan per petak menghasilkan rencana. Begitu setiap lahan, petak, atau jenis pekerjaan menjadi proyek, satu hari bisa dibaca sebagai pekerjaan yang harus terjadi, bukan sebagai kumpulan nama, dan bagian yang belum ada penanggungnya terlihat sebagai lubang, bukan sebagai kelalaian.
Itu juga memperbaiki soal pelaporan sejak sumbernya. Jam yang tercatat pada satu petak menjadi biaya per hektare dan per komoditas tanpa siapa pun menyusun ulang apa pun, dan itulah beda antara tahu bahwa biaya upah naik dan tahu lahan mana yang menaikkannya.
Rencana berubah pukul enam pagi
Hujan, mesin yang mogok, tanaman yang matang lebih cepat dari perkiraan. Menyusun ulang adalah keadaan normal, jadi ukuran yang berguna bukanlah sebagus apa rencana pada hari Minggu, melainkan semurah apa ia bisa diubah pada hari Selasa dan seandal apa perubahan itu sampai ke regu.
Mencatat jam tanpa mesin absensi
Daftar hadir kertas di kebun bukan soal pengarsipan, melainkan soal ketepatan. Jam yang ditulis pada akhir pekan adalah jam yang diingat, dan jam yang diingat membulatkan dirinya sendiri ke angka yang nyaman, ke arah mana pun yang disukai penulisnya.
Ponsel di saku menghapus penyusunan ulang itu. Mulai, selesai, dan istirahat masuk ke catatan pada hari yang sama, berdampingan dengan shift yang direncanakan, dan selisih keduanya masih ada di sana selagi seseorang masih bisa menanyakannya.
Tanpa mesin absensi, tanpa kertas, tanpa hitung-hitungan Minggu malam.
Musiman adalah keadaan normalnya
Kebun dengan dua belas pekerja tetap bisa melewatkan enam puluh orang selama panen, banyak di antaranya kembali dari tahun-tahun sebelumnya, sebagian lagi dipasok pemborong. Memperlakukan itu sebagai pengecualian menghasilkan satu lembar kerja per musim dan sama sekali tanpa riwayat.
Menyimpan satu data per pekerja berarti orang yang datang untuk panen keempatnya tiba lengkap dengan riwayatnya, bukan sebagai entri baru, dan menaruh pekerja tetap, musiman, serta borongan di departemen terpisah menjaga rencana operasional tetap utuh sementara ekspor penggajian tetap terbatas pada orang yang dipekerjakan kebun secara langsung.
Kepatuhan mengikuti catatan
Kerja di pertanian membawa kewajiban yang berbeda tajam antar negara dan menurut status pekerjanya. Perangkat lunak tidak mengambil penilaian itu. Yang dilakukannya adalah menyimpan catatan yang bisa dipertahankan tentang siapa bekerja, kapan, dan berapa lama, dan justru itulah yang pada akhirnya diminta oleh setiap kewajiban tersebut.
Menghitung biaya panen
Kebanyakan kebun mengukur masukannya dengan cermat. Benih, bahan bakar, pupuk, dan jam mesin semuanya dicatat sampai ke tingkat lahan. Upah, biasanya biaya variabel terbesar dari ketiganya, datang sebagai satu angka per bulan.
Mengelompokkan jam tercatat per petak dan per jenis pekerjaan menutup celah itu tanpa perangkat keras baru. Biaya pemetikan per hektare menjadi bisa dibandingkan antar petak dan antar tahun, dan pekerjaan yang terus-menerus melewati perkiraannya terlihat di laporan, bukan hanya terasa.
Dari mana memulainya
Shifton gratis hingga 10 pekerja tanpa batas waktu, dan itu sudah menutupi kebun kecil atau satu regu secara utuh. Penjadwalan, absensi dasar, aplikasi seluler, dan pelaporan sudah termasuk. Modul ditambahkan satu per satu mulai 0,50 dolar per karyawan per bulan, masing-masing dengan masa coba hingga 60 hari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bisakah jadwal disusun per lahan atau per petak?
Bisa. Setiap petak, lahan, atau jenis pekerjaan dibuat sebagai proyek, jadi satu hari bisa dibaca per petak atau sebagai keseluruhan kebun. Laporan mengelompokkan jam tercatat dengan cara yang sama.
Bagaimana pekerja mencatat kehadiran kalau di kebun tidak ada kantor?
Absensi berjalan lewat aplikasi seluler di ponsel apa pun, jadi jam kerja tercatat di tempat pekerjaannya berlangsung. Kalau absensi perlu diikat ke lokasi tertentu, kontrol lokasi tersedia sebagai modul berbayar seharga 5 dolar per karyawan per bulan.
Apakah cocok untuk pekerja musiman yang kembali tiap tahun?
Cocok. Pekerja yang kembali saat panen tetap memakai satu data berisi riwayatnya, bukan didaftarkan ulang tiap musim, dan pekerja musiman duduk di departemen sendiri sehingga ekspor penggajian tetap rapi.
Bisakah saya melihat biaya upah per komoditas atau per petak?
Laporan mengelompokkan jam per proyek, dan bila petak serta jenis pekerjaan dibuat sebagai proyek, biaya upah menempel pada komoditasnya, bukan pada bulannya.
Apa yang terjadi kalau cuaca mengubah rencana hari itu?
Rencana hari itu diubah lalu dipublikasikan ulang, dan semua yang terjadwal menerima pemberitahuan di ponsel. Konfirmasi baca menunjukkan siapa yang benar-benar membuka perubahan itu, dan itu penting ketika regu sudah berangkat.
Apakah paket gratis cukup untuk kebun kecil?
Shifton gratis hingga 10 pekerja tanpa batas waktu, dan itu menutupi kebun kecil atau satu regu sepenuhnya. Penjadwalan, absensi dasar, aplikasi seluler, dan laporan sudah termasuk, sedangkan modul berbayar mulai 0,50 dolar per karyawan per bulan dengan masa coba hingga 60 hari.
Satukan seluruh musim dalam satu rencana
Gratis hingga 10 pekerja, dengan petak sebagai proyek, absensi dari lahan, dan upah yang dibebankan ke hasil panen.





